Kamis, 07 Mei 2009

JARI-JARI MUNGIL TERAMPIL

Terampil gunakan jari dan tangan

Apakah si kecil Anda di rumah sudah terampil menggunakan jari dan tangannya? Jika belum, Anda bisa lebih sering mengajaknya melakukan berbagai aktivitas berikut:

  • Main Play-Doh. Ajak anak membuat bola dengan menggunakan telapak tangan; membuat bola kecil seperti kacang dengan ujung jari; atau menggunting Play-Doh yang dipipihkan dengan gunting plastik.
  • Merobek koran bekas. Robek dari atas ke bawah sampai kecil-kecil lalu remas menjadi bola-bola.
  • Main semprotan. Berikan alat penyemprot (bottle spray) berisi air pada anak dan biarkan ia membantu Anda menyirami tanaman atau membersihkan kaca.
  • Mencapit benda. Ajak anak mencapit benda seperti makaroni, kancing dan minta anak untuk memindahkan benda dari satu wadah ke wadah lain menggunakan pencapit. Anda bisa memberinya pencapit kue yang tersedia di rumah Anda.
  • Mengocok dadu. Pasti anak Anda suka diajak main lempar dadu yang sebelumnya dikocok dulu dengan cara mengatupkan kedua tangannya.
  • Bermain dengan obeng kecil. Alat elektronik yang sudah rusak di rumah bisa ikut jadi alat bantu. Biarkan si kecil mencoba ‘memperbaikinya’ dengan senjata obengnya.


1 tahun

  • Membenturkan dua kubus yang dipegang kedua tangannya.
  • Menunjuk benda dengan telunjuk.
  • Mengambil benda dengan pencapit.
  • Mulai coba-coba mencoret .
  • Memegang cangkir dan minum dari cangkir dengan tumpah sedikit .

18 bulan

  • Membangun menara dengan 3 balok.
  • Semakin sering corat-coret.
  • Makan dengan sendok.
  • Membuka kaus kaki sendiri.
  • Melepas dan memakai topi sendiri.

2 tahun

  • Membuat lingkaran dan garis horisontal meski belum sempurna.
  • Membangun menara dengan 6 balok.
  • Memegang krayon dengan telunjuk dan ibu jari.
  • Meronce dengan manik besar.
  • Menggunting.
  • Makan dengan sendok atau garpu.
  • Memegang cangkir dengan satu tangan.
  • Melorotkan celana sendiri.
  • Membuka kancing besar sendiri

Minggu, 03 Mei 2009

JANGAN MENANGIS DONG SAYANG...



Setiap mama baru pasti pernah mengalami hal ini. Bayi menjerit-jerit, sementara Anda kehabisan akal untuk menenangkan. Berharap suami membantu? Hmm, nggak janji, deh. Sabar... Sebelum Anda dan pasangan saling menyalahkan, ada satu hal yang perlu diingat: semua bayi baru lahir akan mengalami masa-masa rewel selama bulan-bulan pertama kehidupannya, namun tidak dapat dijelaskan penyebabnya. “Tangisan tidak mencerminkan kepiawaian Anda sebagai orang tua,” tutur Marc Weissbluth, M.D., penulis Your Fussy Baby. “Menangis adalah perilaku yang universal di berbagai belahan dunia. Seperti halnya pepatah: ‘Burung-burung terbang, bayi-bayi ya menangis.’”

Meski deraian airmata bayi itu normal-normal saja, pada prakteknya memang tidak mudah ‘berurusan’ dengan hal ini. Tapi, ada kok, solusinya agar bayi Anda – dan Anda – bisa melewati saat-saat sulit ini.

– Anggap sebagai ’nyanyian’ merdu. Bayi belum bisa bilang lapar, haus atau tak nyaman. Satu hal yang bisa dilakukannya untuk memberitahu Anda adalah menangis. Jadi, tenang saja. Anggaplah itu sebagai panggilan mesra yang menandakan ia membutuhkan Anda. Bayi baru lahir rata-rata menangis selama 3 jam sehari, puncaknya terjadi pada minggu ke-6. Di usia tiga bulan, tangisan bayi Anda akan berkurang hingga sekitar satu jam sehari.

– Tangis bayi memicu hormon prolaktin, ’hormon keibuan’ yang menimbulkan dorongan untuk menggendong bayi dan memenuhi kebutuhannya. Ini mempengaruhi Anda untuk cepat bertindak. Tak heran kalau secara alami mama akan terbangun begitu bayinya menangis, meski bel pintu, lagu yang hingar bingar, atau suara lain tak bisa membangunkannya.

– Pelajari cara terbaik menenangkan bayi Anda. Ada banyak cara untuk menenangkan bayi yang berderai airmata. "Marvel (tiga tahun) baru bisa tenang bila diajak keliling-keliling kompleks naik mobil. Sedangkan kakaknya, Marcel (lima tahun), baru tenang bila diputarkan VCD Teletubbies,” cerita Regina Alexander dari Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sementara itu, bayi lain mungkin baru bisa tenang bila diletakkan di ayunan bayi, atau setelah dibedong. Lampu yang temaram, musik yang lembut, atau melepas popok adalah metode lain yang sudah terbukti keberhasilannya.

– Meski terdengar kontradiktif, menambah lebih banyak suara dalam lingkungan bayi yang sedang menangis bisa membantu menenangkannya. "Carly tertidur begitu mendengar suara-suara yang lembut selama enam bulan pertama kehidupannya," kata Sally Maxson, mama dua anak dari Chippewa, Pennsylvania. “Kami tinggal menyalakan penyedot debu atau hair dryer. Hanya itulah yang mampu menghentikan tangisannya.”

– Coba-coba berbagai posisi menggendong. Beberapa bayi paling senang digendong di bahu, sementara lainnya suka digendong di lengan bawah. Anda bisa juga bersenandung atau bernyanyi sambil mendekap bayi erat-erat. Getaran dari kotak suara Anda akan menenangkannya.

– Jangan abaikan diri Anda. Begitu bayi menangis, sang mama jadi cemas, dan bayi menangis lebih hebat lagi. Untuk memutuskan rantai tersebut, Anda harus mencari cara untuk menenangkan diri Anda sendiri. "Kalau sudah tak tahan dengan tangisan si kecil, saya serahkan dia pada orang tua atau babysitter. Mandi di bawah aliran air shower membuat pikiran dingin kembali," cerita Joyce. Miliki ‘me time’. Tetap lakukan hobi yang bisa menyenangkan Anda. Keluar rumah untuk bersosialisasi. Curhat pada sahabat yang baru punya bayi bisa menggiring Anda ke dunia nyata. Sesekali ajak si kecil jalan-jalan sore dengan stroller di sekitar kompleks. Bayi jadi lebih tenang, karena ia menikmati setiap guncangan yang timbul, udara segar, plus perubahan suasana.

– Biarkan dia menangis sejenak – Bila Anda sudah mencoba semua trik, tapi bayi Anda masih menangis serta Anda takut hilang kesabaran– letakkan dia di dalam boks atau tempat lain yang aman, lalu pergilah ke ruangan lain. Membiarkan bayi menangis sendirian selama beberapa waktu tidak membahayakan kok!

Tak peduli seberapa mengesalkannya tangisan bayi Anda, tetap sabar ya! Hal ini akan segera berlalu. Setelah tiga bulan, frekuensi tangis bayi Anda akan berkurang dan ia semakin mudah dimengerti. Tak lama lagi, si kecil akan berceloteh, melakukan kiss-bye, atau memanggil Anda dengan sebutan "Mama". Senang, kan?

NUTRISI PERSIAPAN HAMIL

Ketika anda mempersiapkan diri untuk dapat hamil, maka banyak hal yang sebaiknya anda pertimbangkan. Salah satu hal adalah mempersiapkan nutrisi yang baik buat tubuh anda. Dengan memberikan nutrisi yang baik bagi tubuh sebelum kehamilan, ini memberi keuntungan bukan hanya untuk anda, tapi juga untuk persiapan bayi yang sehat nantinya.

Kesehatan anda sebelum hamil akan memberi pengaruh negative atau positif terhadap tubuh anda. Untuk itu mempersiapkan tubuh anda sebelum memasuki kehamilan adalah yang terbaik.

Konsultasikan dengan dokter anda, apakah anda perlu untuk menurunkan atau menaikan berat badan anda ke berat badan ideal untuk mempersiapkan kehamilan anda ini. Karena dengan berat badan yang normal, tidak terlalu berat atau terlalu kurun akan berhubungan dengan kehamilan yang sehat dan kesuburan yang terbaik.

Nutrisi makanan yang baik dalam mempersiapkan kehamilan:

Folic acid atau Folat.
Adalah vitamin yang dapat ditemukan pada sayuran berdaun hijau dan sereal, buah buahan seperti jeruk, anggur, dan buahan sitrus lainnya. Atau anda dapat mengkonsumsi dari vitamin tambahan anda sehari hari. Dosis yang dianjurkan adalah 400 mikrogram perhari.

Cara makan yang sehat.
Begitu anda mempersiapkan diri untuk hamil, maka sedapat mungkin, mulailah untuk makan yang lebih sehat dan dengan diet makanan yang seimbang. Untuk persiapan kehamilan, 3-4 bulan sebelum konsepsi (pembuahan terjadi) adalah saat yang baik untuk memulai makan dengan cara yang sehat.

Makanan yang rendah lemak, kaya akan serat dan vitamin folat sebaiknya sekarang berada pada daftar menu makanan sehat anda.

Stop minuman atau makanan yang mengandung kafein. Penelitian menyatakan bahwa mengkonsumsi kafein akan menurunkan kemungkinan dari seorang wanita untuk dapat hamil. Dan juga kafein meningkatkan kemungkinan terjadinya keguguran walaupun penelitian secara lanjut belum dipastikan, tetapi sangat beralasan untuk anda menghentikan atau menguranginya..

Kafein dapat didapatkan pada kopi, teh, coklat, dan juga beberapa obat flu atau sakit kepala, jadi sebaiknya baca label sebelum menggunakannya.

Stop alkohol, merokok dan obat-obatan yang berpengaruh buruk pada bayi.
Alcohol, merokok dan obat-obatan seperti kokain/morfin berpengaruh buruk pada bayi dan kehamilan oleh karenanya bila anda mempersiapkan diri untuk hamil.

Makanan khusus untuk hamil ?
Dalam ilmu pengetahuan tidak ada makanan yang khusus yang dapat meningkatkan kehamilan kecuali satu yaitu : Kerang. Beberapa ilmuwan menyarankan untuk memakan kerang karena kerang mengandung zinc dan kekurangan zinc dapat mempengaruhi kesuburan baik wanita atau pria.

Tetapi tetap diet makan sehat yang seimbang adalah yang terbaik untuk kesehatan anda secara keseluruhan dan kesuburan anda daripada hanya memakan saru atau dua macam makanan yang dianggap khusus untuk hamil.

Cobalah untuk makan secara seimbang dengan memvariasikan berbagai makanan sehat dalam diet seimbang anda.

Dan juga olahraga akan membantu kehamilan yang sehat, dan biasanya wanita yang melakukan olahraga secara teratur sebelum kehamilannya, akan melanjutkannya dalam program selama kehamilan. Konsultasikan dengan dokter anda olah raga yang terbaik untuk anda.

Ingat juga bahwa usia juga berpengaruh terhadap kesuburan wanita, kesuburan wanita biasanya akan mulai menurun setelah usia 35 tahun dan akan semakin menurun setelah 40 tahun dan setalah 45 tahun akan sulit untuk hamil, meskipun dengan mensturasi yang teratur.

MEMILIH LOKASI TIDUR BAYI

Di manakah bayi Anda sebaiknya ditidurkan? Apakah satu ranjang dengan Anda atau di ranjang tersendiri?

Para ahli berbeda pendapat mengenai mana yang terbaik..

Sebagian ahli mengatakan bahwa bayi Anda sebaiknya ditidurkan di ranjang tersendiri, karena dengan demikian resiko SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) atau Sindrom Kematian Mendadak Bayi dapat diperkecil.

Sebagian lagi menolak pendapat ini. Mereka yang menolak berpendapat bahwa dengan memperhatikan beberapa etika, menidurkan bayi satu ranjang dengan ibunya tidaklah membahayakan nyawanya. Bahkan banyak manfaat yang dapat diperoleh oleh bayi dan sang ibu, diantaranya dapat menumbuhkan jalinan kasih sayang dan kepercayaan yang lebih kuat.

Lalu, Mana yang Seharusnya Anda Praktekkan?

Sebenarnya, ini tergantung pada kenyamanan Anda sebagai ibu. Yang jelas, jika Anda ingin bayi Anda tidur satu ranjang dengan Anda agar Anda dapat mudah menyusuinya, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan:

  • Baringkan bayi Anda dalam posisi terlentang
  • Letakkan si bayi dekat dengan ibunya, jangan di antara ibu dan ayah
  • Aturlah jangan sampai bayi Anda jatuh karena berguling keluar ranjang
  • Tidurlah di tempat tidur berukuran besar
  • Gunakanlah akal sehat Anda

Jangan tidur satu ranjang dengan bayi Anda jika:

  • Tubuh Anda berukuran besar alias gemuk
  • Anda dalam keadaan sangat lelah
  • Anda seorang perokok
  • Anda tidur di sofa atau kasur air
  • Anda seorang baby sitter
  • Bersama dengan anak lain dan si bayi usianya belum 9 bulan
  • Anda mengenakan perhiasan atau pakaian yang dapat mencekik bayi Anda

SEBELUM HAID.... GOSOK GIGI ANDA !

Perubahan hormon bisa menyebabkan radang gusi dan membuatnya lebih rentan terhadap plak, ujar Maria Ryan, Ph.D., dosen rekanan pada State University of New York di Stony Brook School of Dental Medicine.

Untuk ekstra melindungi kesehatan gigi dalam tiga sampai empat hari sebelum haid Anda:

  • Gunakan sikat gigi yang lembut dan berukuran sedang. Sikat gigi yang keras bisa merusak gigi dan gusi.
  • Butuh waktu dua menit untuk gosok gigi dua kali sehari. Posisi sikat gigi musti pada batas gusi, serta pusatkan pada area pertemuan gigi dan gusi. Lakukan gerakan memutar, bukan naik turun.
  • Berkumur dua kali sehari. Lakukan selama 30 detik dengan obat kumur antiseptik yang bisa menumpas bakteri, namun ‘ramah’ pada gusi yang meradang.

Gunakan floss setiap hari. Ini satu-satunya cara untuk menyingkirkan sisa makanan dan plak di antara gigi Anda

DI BALIK MITOS KECANTIKAN



Rambut
Mitos
Rambut harus dicuci setiap hari.
FAKTA Jika dicuci setiap hari, terutama jika rambut Anda keriting, diwarnai, atau kasar; kekuatan dan kesehatan rambut akan berkurang. Rambut yang dicuci setiap hari jadi lebih rapuh dan kering. Bahkan, deterjen yang terkandung di dalam sampo akan merusak rambut. Mencuci rambut setiap hari juga akan membuat warna rambut jadi lebih mudah pudar.

Sebaiknya, cucilah rambut dua atau tiga hari sekali sesuai kondisi. Pada hari di mana Anda tidak mencuci rambut, sisirlah rambut secara seksama dengan menggunakan sisir sikat berkualitas untuk merangsang distribusi minyak pada kulit kepala secara merata. Jika Anda benar-benar tidak bisa meninggalkan kebiasaan mencuci rambut setiap hari, cukup basahi rambut dengan air dingin, kemudian ulaskan kondisioner dan bilas hingga bersih.

Mitos
Masalah rambut bercabang dapat diatasi dengan produk penataan atau perawatan rambut.
FAKTA Satu-satunya cara mengatasi rambut bercabang (split ends) adalah mengguntingnya. Karena itu, gunting ujung-ujung rambut setiap delapan minggu sekali. Gunakan juga kondisioner rambut tanpa dibilas setiap kali menata atau mengeringkan rambut dengan hair dryer. Cara ini akan melindungi rambut dengan emollients, sehingga rambut terasa lebih lembut dan mengilat alami.

Mitos
Jika Anda mencabut sehelai uban, maka akan muncul dua helai uban di tempat yang sama.
FAKTA Setelah berusia di atas 30 tahun, dalam kondisi normal rambut rontok 80-100 helai setiap hari, tapi proses pertumbuhannya lebih pelan. Jadi, jangan mencabut uban. Jika perlu, warnai rambut dengan pewarna alami untuk menyamarkan uban.


Mitos
Ganti sampo dua minggu sekali, agar rambut tidak ‘imun’ pada formula dari sampo yang lama.
FAKTA Jika kondisi rambut jadi lebih ‘jatuh’ dan tidak mengembang, itu bukan salah sampo. Bisa jadi itu karena tumpukan kotoran atau mineral dari produk perawatan kulit serta air. Untuk mengatasinya, cucilah rambut setiap satu atau dua minggu sekali dengan sampo berformula deep-cleansing, dan/atau clarifying.

Kulit wajah
Mitos
Perasan lemon dapat memudarkan noda hitam pada kulit wajah.
FAKTA Jika noda hitam timbul pada wajah Anda, ‘salahkan’ kondisi ini pada masalah genetik, hormon estrogen, atau paparan sinar matahari yang terus menerus. Lupakan lemon. Atasi masalah ini dengan menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung 2% hydroquinone –yang akan memblokir produksi melanin– setiap malam menjelang tidur. Lakukan juga perawatan pengelupasan kulit (exfoliating) secara teratur.

Mitos
Membasuh wajah dengan air dingin dapat memperkecil pori-pori kulit.
FAKTA Hingga saat ini, tak ada produk perawatan yang dapat mengecilkan
pori-pori. Sel-sel kulit mati berukuran mikroskopik ‘berkumpul’ di dekat pori-pori yang terbuka, sehingga membuat pori-pori terlihat lebih besar. Lakukan perawatan exfoliating secara rutin untuk mengangkat sel-sel tersebut, sekaligus membantu menutup pori-pori yang terbuka dan melembutkan kulit. Atau, gunakan pembersih wajah berbentuk tisu.

Mitos
Lingkaran hitam seputar mata muncul akibat kurang tidur.
FAKTA Penyebab utama terjadinya lingkaran hitam di seputar mata adalah pembuluh darah yang terdapat pada bagian bawah kulit tipis yang terdapat di area tersebut. Atau, sebagai akibat dari pembuluh darah yang letih akibat kurang tidur malam. Penyebab lainnya, faktor usia. Atasi masalah ini dengan menggunakan pelembap khusus kulit mata di daerah tersebut. Ulaskan concealer dengan kandungan dasar warna kuning, tipis dan merata; serta eye cream setiap menjelang tidur malam.

DEMAM BERDARAH



Demam berdarah masih mengintai
Memasuki musim penghujan, ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali mengintai. Berikut pertanyaan yang sering muncul tentang penyakit ini:

Apa itu DBD?
Demam berdarah adalah penyakit infeksi virus. Di Indonesia, terdapat 2 jenis virus pemicu penyakit ini, yakni virus chikungunya dan virus dengue. Virus dengue adalah penyebab terpenting demam berdarah, sehingga penyakit ini dikenal sebagai demam berdarah dengue.

Apa penyebabnya?
Nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini menyerang sistem pembekuan darah. Ini bisa diketahui dari turunnya kadar trombosit dalam darah. Darah yang tidak bisa membeku akan mengakibatkan perdarahan.

Benarkah nyamuk Aedes aegypti satu-satunya penyebab?
Tidak! Nyamuk Aedes albopictus juga bisa menularkan DBD. Bedanya, nyamuk ini hidup di luar rumah/sekolah. Bisa saja, si kecil digigit ketika asyik bermain.

Kelompok usia berapa yang paling berisiko tinggi?
Usia 4-10 tahun. Daya tahan tubuh anak usia ini memang belum sekuat orang dewasa. Nyamuk Aedes aegypti, terutama betina dewasa, paling hobi menggigit pada pagi dan siang hari. (Nyamuk betina perlu darah untuk bertahan hidup dan berkembang biak). Padahal, balita masih perlu tidur atau anak sekolah sedang belajar di kelas pada jam-jam tersebut! Nyamuk penyebab DBD memang senang bersarang di tempat lembab, gelap, dan ‘berbau’ manusia.

Apa gejala awalnya?
Tidak khas sih, namun anak tiba-tiba saja demam (sekitar 38,5-40OC), nyeri perut, lesu, serta perdarahan kulit (bintik merah). Gejala lain: Sakit kepala, tubuh serasa ditusuk-tusuk, atau kejang. Gejala ini terjadi pada hari ke 1-3.

Adakah gejala lanjutan?
Ada, dan muncul pada hari ke 3-5. Catatan: Ini merupakan masa-masa paling genting, sebab anak kelihatannya sudah sembuh! Selain demam hilang, ia sudah mau makan/minum dan bermain. Bila demam hilang, namun anak tetap lesu, gelisah, enggan makan/minum dan nyeri perut, ini tanda awal syok. Syok agak berat bila kesadarannya menurun, sesak napas, tubuh dingin dan lembab, kuku dan bibir kebiruan, dan sebagainya. Syok sangat berbahaya, sebab organ tubuh bisa kekurangan oksigen. Akibatnya fatal, yakni menyebabkan kematian dalam waktu singkat!

Benarkah penderita akan sembuh dengan sendirinya?
Benar. Kondisi ini memang khas dari penyakit infeksi virus. Pada DBD, sakit pada hari ke 6 dan berikutnya adalah masa penyembuhan. Selain suhu tubuh si kecil normal, biasanya sudah tidak ada perdarahan baru.

Kapan anak harus segera dibawa ke RS?
Bila demam tinggi (di atas 39OC), tidak bisa makan/minum, nyeri perut hebat, muntah terus, perdarahan hebat, syok, dan sebagainya. Catatan: Beritahu petugas bahwa anak mungkin menderita DBD, sehingga bisa segera ditangani dengan tepat.

Apa yang bisa dilakukan dulu di rumah?
Pertama, berilah minum yang banyak, terutama air berelektrolit. Karena demam, penguapan akan lebih banyak dari biasanya. Kalau si kecil tidak minum apapun, bisa-bisa ia kekurangan cairan. Kedua, turunkan panasnya. Misalnya, dengan memberi obat penurun panas (sesuai petunjuk dokter) dan kompres hangat.